Tempat Bersejarah para jenderal, Prefektur Aichi | KOLOM | AMAZING AICHI Japan

Tempat Bersejarah para jenderal, Prefektur Aichi

Provinsi Aichi, Tanah Kelahiran Panglima Perang Terhebat Jepang

PREV

/

NEXT

  • Tempat Bersejarah para jenderal, Prefektur Aichi
  • Tempat Bersejarah para jenderal, Prefektur Aichi
  • Tempat Bersejarah para jenderal, Prefektur Aichi
  • Tempat Bersejarah para jenderal, Prefektur Aichi
  • Tempat Bersejarah para jenderal, Prefektur Aichi
  • Tempat Bersejarah para jenderal, Prefektur Aichi
  • Tempat Bersejarah para jenderal, Prefektur Aichi
  • Tempat Bersejarah para jenderal, Prefektur Aichi
  • Tempat Bersejarah para jenderal, Prefektur Aichi
  • Tempat Bersejarah para jenderal, Prefektur Aichi

PREV

NEXT

/

  • Battle of Okehazama
  • Kastil Kiyosu
  • Kastil Kiyosu
  • Kastil Kiyosu
  • Kastil Kiyosu
  • Kastil Komakiyama
  • Kastil Komakiyama
  • Kastil Komakiyama
  • Kastil Komakiyama
  • National Treasure Inuyama Castle
  • National Treasure Inuyama Castle
  • National Treasure Inuyama Castle
  • National Treasure Inuyama Castle
  • Atsuta Jingu Shrine
  • Atsuta Jingu Shrine
  • Atsuta Jingu Shrine
  • Atsuta Jingu Shrine
  • Okazaki Castle
  • Okazaki Castle
  • Okazaki Castle
  • Okazaki Castle
  • Nagoya Castle
  • Nagoya Castle
  • Nagoya Castle
  • Nagoya Castle
  • Daiju-ji Temple
  • Daiju-ji Temple
  • Daiju-ji Temple
  • Daiju-ji Temple
  • Tokugawa Art Museum
  • Tokugawa Art Museum
  • Tokugawa Art Museum
  • Tokugawa Art Museum
  • Tokugawaen Garden
  • Tokugawaen Garden
  • Tokugawaen Garden
  • Tokugawaen Garden
  • Horaisan Toshogu Shrine
  • Horaisan Toshogu Shrine
  • Horaisan Toshogu Shrine
  • Horaisan Toshogu Shrine
  • Matsudaira Toshogu Shrine
  • Matsudaira Toshogu Shrine
  • Matsudaira Toshogu Shrine
  • Matsudaira Toshogu Shrine

LEBIH LANJUT

Provinsi Aichi, yang terletak di tengah Jepang, juga merupakan pusat kekuatan pada zaman samurai. Ini adalah tempat di mana banyak pertempuran penting para samurai terjadi, dan juga merupakan tempat lahirnya banyak samurai, termasuk tiga pahlawan yang sangat populer di Jepang (disebut "Three Heroes"/"San'eiketsu") yaitu Oda Nobunaga, Toyotomi Hideyoshi, dan Tokugawa Ieyasu.

Aichi adalah tanah di mana drama sejarah menggapai puncak kekuasaan. Datanglah dan saksikan langsung kampung halaman para pejuang legendaris ini.

Kenang-Kenangan Kunjungan ke Kastil
Mari kumpulkan Gojoin (Stempel/segel Kastil)!

“Gojoin” adalah stemple/segel kenang-kenangan yang dikeluarkan di banyak kastil. Di cap di atas kertas Hanshi (Kertas Jepang setengah lembar), tertulis nama Kastil beserta lambang atau cap keluarga sang penguasa. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengumpulkannya sebagai bukti kunjunganmu!

Oda Nobunaga – Pahlawan yang Diidolakan Bangsa Jepang

Salah satu samurai paling populer di Jepang adalah Oda Nobunaga, yang berasal dari Aichi. Banyak manga dan film yang terinspirasi darinya. menjadikannya tokoh sejarah yang paling menarik bagi orang -orang Jepang. Alasan mengapa ia begitu menarik adalah karena ia “Menghancurkan norma dan membuka jalan menuju era baru.”

Contohnya, bentuk Kastil Jepang yang kamu kenal sekarang, adalah hasil ciptaannya. Sebelumnya, Kastil hanya berfungsi sebagai benteng pertahanan dan serangan untuk melindungi diri dari musuh. Namun Oda Nobunaga menganggap Kastil sebagai “simbol kekuasaan,” lalu membangunnya dengan batu kokoh (dinding batu/ishigaki),yang ditumpuk begitu tinggi sehingga tidak mungkin untuk dengan mudah menerobos, dan menara utama (tenshu) yang megah yang hanya dapat diakses oleh orang-orang terhormat, dan berhasil menunjukkan dirinya sebagai penguasa. Selain itu ia juga memulai pembangunan kota yang berpusat di sekitar kastil dan melaksanakan kebijakan untuk mengembangkan ekonomi. Dia menciptakan era baru dengan kepemimpinan yang sangat tinggi.

Dalam pertempuran, ia adalah jenius dengan keberuntungan luar biasa.
Pada usia 27 tahun (1560), ia memenangkan Pertempuran Okehazama melawan Imagawa Yoshimoto – Ini adalah pertempuran bersejarah di mana dia mengalahkan musuh yang memiliki kekuatan militer berkali-kali lipat dari pasukannya sendiri.
Pada saat ini, Nobunaga hanyalah seorang panglima dari negara kecil, sedangkan musuhnya, Imagawa Yoshimoto, adalah seorang jenderal terkenal yang menguasai tiga negara. Tentu saja, musuh terus meraih kemenangan, dan Nobunaga Nobunaga terpojok dalam waktu singkat.
Pada saat itu, hujan deras yang menghalangi pandangan terjadi, dan Nobunaga memanfaatkan momen ini untuk secara tiba-tiba menyerang markas musuh yang dipimpin oleh jenderal mereka, dan berhasil meraih kemenangan.
Meskipun menghadapi situasi krisis, Nobunaga yang selalu tenang dan membuat keputusan yang tepat adalah pahlawan yang dikagumi oleh orang Jepang.

Riwayat Oda Nobunaga (1534–1582)

Oda Nobunaga adalah seorang samurai yang lahir di Prefektur Aichi. Dia adalah seorang daimyo yang berpengaruh yang berusaha menyatukan Jepang pada akhir abad ke-16 dan berhasil menguasai sebagian besar Honshu.

Seperti jenius dunia lainnya seperti Edison dan Newton, dia juga dikenal sebagai seorang yang aneh yang mengejutkan orang-orang di sekitarnya dengan perilaku anehnya di masa muda. Orang-orang menyebutnya di belakang, dengan istilah "Owari no Ōutsuke" yang berarti "orang paling tidak masuk akal di Owari", tetapi hanya ayahnya, Nobuhide, yang dapat melihat bakat jeniusnya.

Nobunaga meraih kemenangan dalam berbagai pertempuran dan memperluas kekuasaannya. Namun, ketika ia sudah hampir mencapai penyatuan dunia, ia diserang pada malam hari di Honnō-ji di Kyoto oleh pengkhianatan bawahannya, Akechi Mitsuhide, dan akhirnya bunuh diri. Selama bertahun-tahun, Nobunaga dianggap sebagai sosok yang kejam dan eksentrik, tetapi ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa ia sebenarnya adalah orang yang sopan dan baik hati.

Tempat Bersejarah yang Berkaitan dengan Nobunaga

Kastil Kiyosu

Bagi Nobunaga, "Kiyosu" yang merupakan tempat penting, dikatakan sebagai kota industri besar. Nobunaga memerintah sebagai penguasa Kastil Kiyosu dari usia 21 hingga 30 tahun, dan berhasil menyatukan Provinsi Owari.
Di dalam bangunan kastil yang dibangun kembali pada tahun 1989, terdapat banyak materi yang memamerkan kehidupan para samurai pada masa itu dan suasana di Kiyosu.
Di antara itu, yang paling populer di kalangan wisatawan adalah pengalaman mencoba baju zirah yang dikenakan oleh samurai saat bertempur (coba gratis, biaya masuk diperlukan). Anda dapat mengenakan baju zirah di atas pakaian, mengenakan helm, dan berpose untuk foto kenang-kenangan.

Ada Gojoin/Kastil Stamp
Lokasi Penjualan: Di toko souvenir Kiyosu Furusato no Yakata (¥300).

Kastil Komakiyama

Kastil Komakiyama adalah kastil yang dibangun oleh Oda Nobunaga untuk menaklukkan negara kuat Mino yang berbatasan dengan Owari. Ini adalah tempat yang menarik perhatian para penggemar sejarah karena merupakan "kastil batu" yang inovatif, bukan "kastil tanah" seperti sebelumnya.
Kota tersebut menjadi reruntuhan selama sekitar 4 tahun, tetapi kemudian dalam "Pertempuran Komaki-Nagakute" di mana Toyotomi Hideyoshi dan Tokugawa Ieyasu bertempur, Ieyasu dikatakan telah menempatkan markasnya di tempat ini. Pada zaman Edo, tempat ini dilindungi oleh Keluarga Tokugawa Owari sebagai tempat yang terkait dengan Ieyasu, dan karena akses ke gunung dilarang, parit dan tanggul di dalam hutan tetap terjaga dengan baik, menjadikannya sebagai sumber yang berharga dalam sejarah kastil Jepang.
Saat ini terdapat Museum Sejarah Komaki yang menyerupai kastil di puncak gunung, dan dari lantai teratasnya, Anda dapat melihat pemandangan kota secara keseluruhan. Mari kita berjalan di dalam hutan dan menikmati alam.

Ada Gojoin/Kastil Stamp
Lokasi Penjualan: Pusat Informasi Turis Stasiun Komaki (¥300)

Kastil Inuyama – Warisan Nasional

Warisan Nasional Kastil Inuyama, yang dibangun pada tahun 1537 oleh Oda Nobuyasu, paman Nobunaga, merupakan kastil yang bagian puncaknya, "Tenshu," dianggap sebagai gaya tertua yang masih ada di Jepang. Meskipun telah ditetapkan sebagai harta nasional, Anda dapat berjalan di dalam kastil. Di sini, selain keindahan sebagai kastil, mari perhatikan juga mekanisme untuk mencegah invasi musuh dan inovasi untuk menyerang yang merupakan fungsi militer. Dari lantai tertinggi Tenshu, Anda dapat melihat aliran Sungai Kiso dan pemandangan kota, serta menikmati pemandangan yang luar biasa. Di sekitar kastil, terdapat deretan bangunan tua yang memungkinkan Anda merasakan suasana zaman samurai.

Ada Gojoin/Kastil Stamp
Lokasi Penjualan: Pusat Informasi Wisata di depan Kastil Inuyama (¥300)

Kuil Atsuta

Kuil Atsuta adalah kuil besar dengan status tinggi setelah Kuil Ise, yang dianggap sebagai tempat asal hati orang Jepang. Nobunaga sangat menghargai Kuil Atsuta dan melakukan doa untuk kemenangan sebelum pertempuran besar. Karena pertempuran itu dimenangkan dengan gemilang, sebagai ungkapan terima kasih, ia menyumbangkan tembok yang dibangun dengan menumpuk ubin. Ini disebut "Tembok Nobunaga" dan hingga kini masih bisa dilihat.
Kuil ini dikelilingi oleh banyak pepohonan dan dipenuhi dengan udara yang bersih. Di dalam kuil utama yang megah, pastikan untuk berdoa. Masukkan uang persembahan ke dalam kotak persembahan, tundukkan kepala dua kali dengan dalam, tepuk tangan dua kali, berdoalah dengan sepenuh hati, dan terakhir, lakukan penghormatan sekali. Anda akan merasa dipenuhi dengan ketenangan dan ingin percaya pada kekuatan spiritual yang tidak terlihat.

Menciptakan era damai tanpa peperangan, Tokugawa Ieyasu

Akhir dari era samurai yang berlangsung lama adalah periode Edo yang berlangsung sekitar 300 tahun dari tahun 1603 hingga 1868. Pada masa ini, masyarakat feodal dengan shogun sebagai penguasa mutlak telah terbentuk. Dengan mengatur daimyo/penguasa yang ditempatkan di berbagai daerah untuk mengelola negara kecil yang disebut HAN, dan dengan sistem di mana bakufu(pemerintah feudal Jepang) mengendalikan daimyo secara ketat, dikatakan bahwa peperangan yang tidak perlu telah dihilangkan dan era damai telah tiba.

Apa yang Anda lihat seperti "ukiyo-e", "kabuki", dan "sushi" lahir pada masa ini dan telah dicintai oleh banyak orang hingga saat ini. Dengan kata lain, banyak hal yang mencerminkan keunikan Jepang lahir pada periode Edo.

Dengan cara ini, Tokugawa Ieyasu, yang berasal dari Prefektur Aichi, menciptakan sebuah era Jepang yang damai dan penuh semangat. Bersama Oda Nobunaga dan Toyotomi Hideyoshi, ia dikenal sebagai " San'eiketsu (tiga pahlawan dari periode Sengoku)" dan dikenal sebagai samurai yang cerdas. Kekuatan yang diperluas oleh Oda Nobunaga diwarisi oleh Toyotomi Hideyoshi, yang berhasil menyatukan Jepang, dan kemudian Tokugawa Ieyasu berhasil mengambil alih kursi teratas yang kosong setelah kematian Hideyoshi, sehingga berhasil dalam perebutan kekuasaan.

Kehidupan Tokugawa Ieyasu (1542-1616)

Tokugawa Ieyasu adalah pendiri Shogunat Edo yang memerintah Jepang dari tahun 1603 hingga Restorasi Meiji pada tahun 1868, dan merupakan shogun pertama. Ieyasu yang dibesarkan di era konflik militer yang penuh kekacauan, meninggalkan orang tuanya pada usia 6 tahun untuk menjaga janji politik yang dibuat oleh keluarganya, dan menghabiskan 11 tahun sebagai sandera. Karakter yang sabar dan hati-hati ini membentuk dasar kepribadiannya. Nobunaga dan Hideyoshi sejak awal sudah melihat kemampuannya, membentuk aliansi dan menjadikannya sebagai pengikut untuk memastikan bahwa Ieyasu tidak menjadi musuh mereka.

Setelah kematian Hideyoshi, terjadi perebutan kekuasaan di antara para daimyo, yang berkonflik dengan Ishida Mitsunari, kepala dari lima penguasa yang menjaga pemerintahan Toyotomi. Konflik ini berkembang menjadi "Pertempuran Sekigahara" di mana pasukan Timur yang dipimpin oleh Ieyasu bertempur melawan pasukan Barat yang dipimpin oleh Mitsunari. Ieyasu yang menang kemudian diangkat sebagai Shogun Seii oleh Kastil pada tahun 1603 dan mendirikan Bakufu Edo.

Tempat bersejarah yang terkait dengan Ieyasu

Kastil Okazaki dan Taman Okazaki

Kastil Okazaki, yang dikenal sebagai tempat lahir Tokugawa Ieyasu, mengalami pemulihan pada tahun 1959 dengan tampilan hampir sama seperti pada masa itu, dan sekarang dibuka sebagai museum sejarah. Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang samurai pada masa itu, museum sejarah "Mikawa Bushi no Yakata Ieyasu-kan" yang terletak di dalam Taman Okazaki sangat direkomendasikan. Di sini, terdapat area untuk mencoba helm samurai dan merasakan berat pedang serta helm, sehingga Anda dapat merasakan langsung perlengkapan perang pada masa itu.

Ada Gojoin/Kastil Stamp
Lokasi penjualan: Di Kios Kastil atau melalui pengiriman pos (¥300)

Kastil Nagoya

Kastil Nagoya dibangun pada tahun 1610 oleh Tokugawa Ieyasu untuk putra kesembilannya, Yoshinao. Era Keluarga Tokugawa Owari yang dimulai oleh Yoshinao berlangsung selama sekitar 260 tahun dengan 16 generasi. Kastil pada masa itu hancur akibat serangan udara dan setelah perang, dibangun kembali sebagai bangunan beton bertulang. Pada tahun 2018, gedung utama yang dibangun sebagai tempat tinggal penguasa dan tempat melakukan politik juga telah dipulihkan dengan setia, menampilkan bentuknya yang megah dan artistik dari masa lalu.

Di sini Anda dapat bertemu dengan para jenderal perang dan ninja terkenal yang aktif di Owari. Mereka menyambut dengan ramah, memberikan panduan wisata, dan berfoto bersama. Pertunjukan akrobatik mereka juga sangat menarik, dan pada akhir pekan, ada pertunjukan Samurai dan Ninja yang sangat mengesankan.

Ada Gojoin/Kastil Stamp
Lokasi Penjualan: Counter di gerbang utama, dan di dalam taman (¥300)

Kuil Daijyuji

Kuil Daijyuji adalah kuil penting yang mengubah nasib Ieyasu. Ketika Ieyasu berusia 19 tahun, ia dikejar musuh dan melarikan diri dengan susah payah ke Kuil Daijyuji. Saat ia berencana untuk bunuh diri di depan makam leluhurnya, ia menerima kata-kata dari kepala biara yang bermakna, "Tugasmu adalah menjadikan zaman perang ini sebagai tanah suci yang nyaman untuk ditinggali." Ieyasu menjadikan kata-kata ini sebagai moto hidupnya dan kemudian melanjutkan perjuangannya sebagai pencipta zaman damai.
Jika Anda datang ke kuil ini, silahkan lihat gerbang yang dibangun oleh cucunya, Hidetada. Gerbang yang indah ini seperti bingkai, mengelilingi pemandangan Okazaki yang terbentang di bawahnya. Lihatlah lebih dekat, di tengah bingkai ini terlihat Kastil Okazaki!

Di belakang bangunan utama terdapat tempat penyimpanan tablet nama (※ diperlukan biaya masuk dewasa : ¥400) yang menyimpan tablet nama shogun dari Keluarga Tokugawa (sejenis papan kayu yang mencatat nama setelah meninggal untuk menghormati roh yang telah tiada). Menariknya, tablet nama shogun Keluarga Tokugawa ini dibuat sesuai dengan tinggi badan mereka saat meninggal.

Museum Seni Tokugawa

Tokugawa Ieyasu meninggalkan budaya yang luar biasa.
Museum Seni Tokugawa adalah museum yang menyimpan lebih dari 10.000 alat kehidupan yang memiliki nilai seni tinggi dari para penguasa yang menguasai Provinsi Owari (dulu bagian timur Prefektur Aichi). Karya seni dan kerajinan yang termasuk 9 harta nasional dan 59 barang budaya penting ini memiliki kualitas tertinggi, variasi yang melimpah, dan kondisi penyimpanan yang baik di Jepang.
Di Jepang, permainan populer "Touken Ranbu" telah memicu tren pedang di kalangan anak muda. Banyak wanita yang menyukai pedang, yang disebut "Touken Joshi", Banyak pecinta pedang yang berkunjung ke sini.

Taman Tokugawa

Taman yang disebut "Taman Daimyo" ini dibangun oleh para daimyo/penguasa pada zaman Edo sebagai tempat tinggal. Taman bergaya Jepang biasanya memiliki kolam besar di tengahnya, dikelilingi oleh jalan setapak, bukit buatan, pulau kecil di dalam kolam, jembatan, dan batu bertuliskan, yang semuanya mereproduksi pemandangan indah dari tempat-tempat seperti Danau Barat di China.
Taman Tokugawa adalah taman yang mengikuti gaya ini. Dengan memanfaatkan perbedaan ketinggian yang besar, formasi batu besar yang menonjol, dan pepohonan, taman ini secara berani mengubah tata letak untuk menciptakan pemandangan yang bervariasi, mengekspresikan "kemegahan" taman daimyo. Berbagai bunga musim yang mekar dan kemungkinan untuk menemukan berbagai ekspresi kapan saja adalah salah satu daya tariknya.

Kuil Tōshōgū Hōraisan

Gunung Hōraijisan adalah gunung suci yang ditetapkan sebagai monumen alam nasional. Di sini terdapat kisah tentang bagaimana ibu Tokugawa Ieyasu berdoa di Kuil Hōraisan agar dikaruniai anak, yang kemudian melahirkan Ieyasu.
Di dalam hutan pohon cedar berusia 370 tahun, terdapat Kuil Tōshōgū Hōraisan yang dibangun oleh cucu Ieyasu. Anda pasti akan terkejut ketika tiba-tiba melihat bangunan kuil yang berwarna-warni muncul dari dalam hutan yang tenang.
Jika Anda ingin mendapatkan kekuatan ajaib yang ada di sini, kenakanlah jimat khusus (Kodama Mamori) yang dikatakan mengandung sebagian "roh pohon" yang tinggal di pohon suci. Selain itu, benda keberuntungan seperti patung (Tora Dōji) yang selalu bangkit meski menghadapi kesulitan juga bisa menjadi tambahan yang baik untuk interior Anda.

Kuil Tōshōgū Hōraisan

Kuil Matsudaira Tōshōgū ・Kuil Kōgetsu-in・Desa Matsudaira-gō

Kuil Matsudaira Tōshōgū adalah kuil yang didedikasikan untuk "Keluarga Matsudaira", nenek moyang Tokugawa Ieyasu. Pada tahun 2015, sebagai bagian dari proyek peringatan 400 tahun Tokugawa Ieyasu, seniman kerajinan lacquering terkenal, Noriyoshi Andō, menghabiskan waktu dua tahun untuk membuat lukisan langit-langit dengan cat lacquer. 108 lukisan lacquer tersebut sangat indah dan megah.
Sekitar 10 km ke timur dari Stasiun Toyota, terdapat "Desa Matsudaira-gō", yang memiliki banyak situs bersejarah terkait keluarga Matsudaira, termasuk kuil Matsudaira Tōshōgū, kuil Kōgetsu-in yang didedikasikan untuk pendiri pertama, dan situs bekas Kastil Matsudaira.

/

PAGETOP